top of page
  • Writer's picturethinkarchipelago

Mengenal standar SNI 0111:2009

Updated: Jan 26, 2022


Sepatu pengaman merupakan produk yang erat kaitannya dengan keselamatan masyarakat, terutama di lingkungan para penggunanya yang sebagian besar berasal dari kalangan pekerja.


Hal ini disebabkan terdapat banyak jenis bidang pekerjaan berisiko tinggi terhadap keselamatan para pekerjanya, sehingga sepatu pengaman merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) terpopuler di dunia kerja.


Tidak heran jika sepatu pengaman tergolong dalam produk yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait.


Pabrik sepatu safety dalam negeri sepertu Track Raktayoo wajib mengikuti Ketentuan Menteri Perindustrian nomor 164/M-IND/PER/12/2009, yang mana isinya mengacu pada pemenuhan kriteria yang terdapat pada SNI 0111:2009 dengan judul standar sepatu pengaman dari kulit dengan sol karet cetak vulkanisasi.


Peranan sepatu safety SNI penting dalam menjamin optimalnya keselamatan kerja dan dampak kecelakaan kerja terhadap kaki.


Ciri khas SNI sepatu safety nya terdapat pada kriteria utama berikut:

  1. Sepatu harus mempunyai sol yang kuat., Tebal sol, kekuatan sobek minimal 5 N/mm

  2. Toe caps atau pengeras depan harus dipasang sedemikian rupa sehingga tidak dapat dilepas tanpa merusak sepat, dan tahan terhadap impact dengan energi 200 joule

  3. Kuat rekat sepatu dengan sol luar minimum 4 N/mm

  4. Tebal kulit minimum 1,5 mm dan kekuatan sobek minimum 5 N/mm

Guna memenuhi kriteria SNI yang ketat, beragam model sepatu safety Track Raktayoo telah melalui proses produksi yang terjamin, mulai dari seleksi bahan baku dalam negeri bermutu tinggi, sampai ketelitian kendali mutu atau quality control barang jadi.


Hingga pada akhirnya, pelanggan terbebas dari kekhawatiran apakah sepatu pengaman Track Raktayoo benar-benar aman dari risiko kecelakaan kerja, sebab sepasang sepatu Track Raktayoo yang mereka miliki terjamin mutunya sesuai persyaratan SNI 0111:2009.


Recent Posts

See All

Komentáře


bottom of page