top of page
  • Writer's picturethinkarchipelago

Perbedaan Outsole Berbahan Rubber dan Polyurethane pada Sepatu Safety

Updated: Sep 2, 2021


Outsole merupakan salah satu bagian dari sepatu yang terletak di bagian bawah sepatu, umumnya masyarakat menyebutnya sol sepatu. Outsole berguna untuk menopang berat badan penggunanya dan bagian yang bertugas untuk bersentuhan dengan berbagai medan di segala kondisi (lantai, batu, tanah dan lain-lain). Material yang biasa digunakan untuk membuat Outsole ialah Rubber dan Polyurethane (PU).


Sole Karet (Rubber Sole)

Rubber sole atau yang biasa disebut sol karet ini sering digunakan untuk sepatu safety atau sepatu lapangan. Sol karet dapat flexible dengan suhu panas hingga 300 derajat Celcius selama 1 menit. Selain panas, sol karet tahan akan minyak, abrasi dan bahan kimia, tidak hanya itu saja, sol karet juga tidak memiliki batas kadaluarsa dan tidak mengalami perubahan terhadap ketahanannya walaupun tidak digunakan dalam jangka panjang.

Meski demikian, karena kekuatannya sol karet terasa kaku dan sedikit lebih berat.


Sole Polyurethane (PU)

Polyurethane berasal dari bahan elastomer hasil reaksi poliol dari isosianat. Berbeda dengan karet, polyurethane hanya mampu menahan panas 100 derajat Celcius dalam waktu 1 menit. PU juga tahan akan minyak dan cairan kimia lain. PU juga dinilai handal mengatasi permukaan yang tidak rata dan licin.


Bahan PU ini paling sering dipakai karena sifatnya yang ringan dan mudah dibentuk. Dari kelebihan ataupun kekurangan yang sudah dijelaskan, outsole polyurethane mempunyai masa kadaluwarsa atau masa simpan.


Track Raktayoo mempunyai varian sepatu safety menggunakan sol karet dan sol polyurethane yang berkualitas dengan menambah varian baru untuk menjadi produk sepatu safety terlengkap di Indonesia.

Recent Posts

See All

Comentários


bottom of page